Kunjungan Mahasiswa Jepang Print
Jumat, 06 Maret 2015 05:51

Senin 3 Maret 2015, SMA Negeri 2 Denpasar kedatangan rombongan mahasiswa dari
Negeri Jepang. Rombongan kali ini beranggotakan 8 mahasiswa dan beberapa dosen
pembimbing. Setibanya di SMA Negeri 2 Denpasar, mereka disambut oleh
Made Semadiyasa,S.Pd. M.Pd, selaku Humas SMA Negeri 2 Denpasar.

Kunjungan kali ini merupakan bentuk kerjasama antara SMA Negeri 2 Denpasar,
Universitas Udayana, dan Twin College Envoy Program (TWINCLE). Pertemuan dilaksanakan
di ruang PSB SMA Negeri 2 Denpasar. "Kunjungan kali ini mahasiswa Chiba University
melakukan kunjungan balik dalam rangka pertukaran pelajar, dimana sebelumnya Mahasiswa
Universitas Udayana sudah ke jepang beberapa waktu lalu. SMA Negeri 2 Denpasar menjadi
salah satu tujuan kunjungan kali ini. "ujar Ryugo Oshima selaku perwakilan TWINCLE
saat kami wawancarai.

Acara diisi dengan presentasi oleh masing-masing perwakilan, yakni SMA Negeri 2
Denpasar, Universitas Udayana dan Twin College Envoy Program. Tepat pukul 12.00
dilaksanankan makan siang bersama. Acara dilanjutkan dengan mengelilingi SMA Negeri 2
Denpasar. Bapak Semadiyasa sebagai pemandu mengarahkan rombongan menuju ruang
Labolatorium Biologi, Labolatorium Fisika, Perpustakaan dan beberapa ruangan lainnya.

Dalam kunjungan kali ini rombongan dari TWINCLE mengunjungi SMA Negeri 2 Denpasar,
SMA Negeri 1 Denpasar, dan Universitas Udayana."Kesan kami saat tiba di SMA Negeri 2
Denpasar, kami merasa nyaman, disini banyak tumbuhan hijau dan kami menyukai lingkungan
yang hijau dengan udara yang bersih," ujar Nami Suzuki, salah satu mahasiswa
Chiba University.

Kunjungan kali ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 3,4 & 5 Maret 2015.
Dimana pada tanggal 4&5 dilaksanakan praktik mengajar oleh mahasiswa jepang di kelas-kelas
yang telah ditunjuk sebagai perwakilan SMA Negeri 2 Denpasar. Praktik mengajar yang
dilaksanakan membahas dua aspek, yakni mengenai Ekologi dan Teknologi.

Pada praktik mengajar, siswa SMA Negeri 2 Denpasar diajak melaksanakan eksperimen dan
pengamatan secara langsung. Pada aspek ekologi, siswa mengamati ciri tumbuhan yang dapat
digunakan sebagai bahan pangan melalui eksperimen etanol. Sedangkan pada aspek teknologi
siswa diajarkan tentang robotic hand dan teknologi untuk membantu penderita disabilitas.
Siswa-siswi yang berpartisipasi sangat antusias ketika melakukan eksperimen. (Ayg)